Gangguan pada kabel listrik bawah laut antara Finlandia dan Swedia diperkirakan akan berlangsung selama berjam-jam setelah terjadi kerusakan di salah satu gardu induk. Operator jaringan nasional Finlandia, Fingrid, mengungkapkan bahwa kabel bawah laut tersebut tampaknya tidak mengalami kerusakan.
Pada pagi hari Selasa, Fingrid melaporkan terjadinya pemadaman mendadak pada kabel listrik yang menghubungkan kedua negara Nordik ini. Gangguan tersebut terjadi pada Fenno-Skan 2, sebuah kabel bawah laut bertegangan tinggi dengan kapasitas 800 megawatt (MW) yang menghubungkan Finlandia dan Swedia.
Seorang juru bicara Fingrid menyatakan bahwa pemadaman tersebut tampaknya disebabkan oleh kerusakan di salah satu gardu induk dan bahwa kabel bawah laut itu sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Operator jaringan nasional Swedia, Svenska kraftnat, memperkirakan bahwa kabel tersebut akan offline selama sekitar 18 jam. Namun, juru bicara mereka menyampaikan kepada Reuters bahwa kabel tersebut akan segera kembali beroperasi secara komersial.
Ketegangan di Kawasan Laut Baltik
Wilayah Laut Baltik telah berada dalam status waspada tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh sejumlah gangguan pada kabel listrik dan telekomunikasi yang terjadi setelah invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022. Otoritas di negara-negara tetangga telah membuka penyelidikan untuk menyelidiki kemungkinan sabotase.
Bulan lalu, otoritas Finlandia menangkap dua orang yang berada di atas kapal kargo yang diduga menyebabkan kerusakan pada kabel bawah laut lain yang menghubungkan Helsinki dan Tallinn, Estonia. Peristiwa ini menunjukkan betapa rentannya infrastruktur vital di kawasan ini terhadap tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Dampak bagi Indonesia
Meskipun gangguan ini terjadi jauh di Eropa, dampaknya tetap relevan bagi Indonesia. Indonesia sebagai negara kepulauan juga memiliki infrastruktur bawah laut yang menghubungkan berbagai pulau dan daerah. Gangguan pada kabel listrik atau telekomunikasi di satu tempat dapat memiliki efek domino, mengganggu jaringan yang lebih luas. Hal ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga keamanan dan integritas infrastruktur vital, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Kesimpulan
Pemadaman pada kabel listrik bawah laut antara Finlandia dan Swedia ini menyoroti kerentanan infrastruktur energi di kawasan Laut Baltik. Dengan situasi geopolitik yang tidak menentu, penting bagi negara-negara untuk meningkatkan keamanan dan menjaga keberlanjutan pasokan energi. Bagi Indonesia, ini merupakan pengingat akan pentingnya menjaga infrastruktur bawah laut yang vital demi kestabilan jaringan listrik dan komunikasi di seluruh kepulauan.


