AHY Soroti Peran LDII dalam Pendidikan dan Dakwah di Indonesia
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan apresiasi terhadap peran Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam pengembangan pendidikan dan kegiatan dakwah, yang diharapkan dapat berkontribusi pada masa depan Indonesia. Hal ini disampaikan AHY dalam sebuah acara kuliah umum, santunan anak yatim, pembagian sembako, dan buka bersama yang berlangsung di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta, pada Kamis (5/3).
Dalam kesempatan tersebut, AHY menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan adalah kunci utama untuk menentukan masa depan bangsa. Meskipun Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, kualitas manusia tetap menjadi faktor penentu kemajuan bangsa. “Saya melihat LDII memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengembangan pendidikan serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang memberikan kontribusi bagi bangsa,” ujarnya.
Peran Penting LDII dalam Pembangunan SDM
AHY juga menekankan pentingnya menjaga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara ulama dan umaro sangat penting dalam mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi bangsa. “Kita harus bersyukur karena Indonesia masih berada dalam keadaan damai, sementara banyak tempat lain di dunia mengalami konflik,” kata AHY.
Dia mengingatkan bahwa keadaan damai ini tidak boleh dianggap sebagai hal yang permanen. Oleh karena itu, persatuan dan kerja sama dari semua elemen bangsa perlu terus dipelihara. AHY menyatakan, “Banyak hal yang bisa kita lakukan bersama. Indonesia adalah negara besar dan sangat majemuk, sehingga penting untuk menjaga kerukunan di tengah perbedaan.”
Mendorong Indonesia Emas 2045
AHY menekankan bahwa pembangunan SDM yang berkualitas sangat penting untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia diharapkan menjadi negara yang maju dan sejahtera. Dengan dukungan dari organisasi seperti LDII, diharapkan akan ada peningkatan dalam kualitas pendidikan dan dakwah yang pada gilirannya dapat memperkuat karakter dan moral bangsa.
LDII sendiri telah menyiapkan 8 program prioritas yang siap mendukung agenda nasional, termasuk fokus pada pendidikan. Keberadaan LDII dalam kegiatan sosial dan pendidikan menunjukkan komitmen mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Kesimpulan
Apresiasi yang disampaikan oleh AHY terhadap LDII merupakan pengakuan akan pentingnya peran organisasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan dan dakwah di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya bersama, semua elemen bangsa diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia. Dengan menjaga sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta meningkatkan kualitas SDM, visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.









